Thursday, November 14, 2019

Pengenalan Alat Ukur GPS


A. Apa itu GPS dan Perkembanganya
GPS yang merupakan kependekan dari Global Positioning System, adalah suatu sistem radio navigasi dan penentuan posisi yang berbasiskan satelit yang dapat digunakan oleh banyak orang sekaligus  dalam segala  cuaca, serta  didesain  untuk  memberikan posisi  dan kecepatan tiga dimensi  yang teliti,  dan juga informasi  mengenai waktu, secara  kontinyu  di seluruh dunia (Abidin, 1995). Nama lengkapnya adalah NAVSTAR GPS (Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning  System) ada   juga  yang  mengartikan  “Navigation System Using Timing and Ranging”. Selain itu Global Positioning System (GPS)) adalah sistem untuk menentukan posisi di permukaan bumi dengan bantuan sinkronisasi sinyal satelit. Sistem ini menggunakan 24 satelit  yang mengirimkan sinyal gelombang mikro ke Bumi. Sinyal  ini diterima    oleh   alat   penerima   di    permukaan,   dan   digunakan   untuk    menentukan posisi, kecepatan,    arah,    dan waktu.     Sistem     yang    serupa     dengan    GPS      antara lain GLONASSRusia, Galileo Uni Eropa, IRNSS India.
Sistem ini dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dengan nama lengkapnya  adalah NAVSTAR   GPS (kesalahan   umum   adalah  bahwa  NAVSTAR   adalah sebuah singkatan, ini adalah salah, NAVSTAR adalah nama yang diberikan oleh John Walsh, seorang   penentu  kebijakan  penting  dalam  program  GPS).[1]  Kumpulan  satelit  ini  diurus oleh 50th  Space  Wing Angkatan Udara Amerika Serikat.  Biaya perawatan sistem  ini sekitar US$750 juta per tahun, termasuk penggantian satelit lama, serta riset dan pengembangan.
GPS  Tracker  atau sering  disebut  dengan  GPS  Tracking adalah teknologi  AVL (Automated Vehicle Locater) yang memungkinkan pengguna untuk  melacak posisi kendaraan, armada ataupun mobil dalam keadaan Real-Time. GPS Tracking memanfaatkan kombinasi teknologi GSM  dan GPS  untuk menentukan koordinat  sebuah  obyek, lalu menerjemahkannya dalam bentuk peta digital.
Sistem GPS  yang nama aslinya NAVSTAR GPS (Navigational Satellite Timing and Ranging Global Positioning System)  mempunyai tiga segmen yaitu : satelit, pengontrol dan penerima / pengguna. Satelit GPS yang mengorbit bumi, dengan orbit dan kedudukan yang tetap (koordinatnya pasti), seluruhnya berjumlah 24 buah dimana 21 buah aktif bekerja dan 3 buah sisanya adalah cadangan.
a.  Satelit
 Satelit bertugas untuk menerima dan menyimpan data yang ditransmisikan oleh statiun-statiun  pengontrol,  menyimpan dan menjaga informasi  waktu  berektelitian tinggi  9ditentukan  dengan jam  atomic  di  satelit)  dan  memancarkan sinyal  dan informasi secara kontinyu ke pesawat (receiver) dari pengguna.
b.  Pengontrol
Pengontrol bertugas  untuk mengendalikan dan mengontorol  satelit  dari bumi baik untuk  mengecek kesahatan  satelit,  penentuan dan  prediksi orbit  dan waktu, sinkronisasi waktu antar satelit, dan mengirim data ke satelit.
c.   Penerima
Penerima bertugas menerima data dari satelit dan memprosesnya untuk menentukan posisi (posisi  dari tiga dimensi yaitu koordinat  di bumi plus ketinggian), arah, jarak dan waktu yang diperlukan oleh pengguna. Ada tiga macam yaitu tipe NAVIGASI dan tipe GEODETIC. Yang termasuk receiver tipe NAVIGASI antara lain : Trimble Ensign, Trimble Pathfinder, Garmin, Sony  dan lain sebagainya.  Sedangkan  tipe GEODETIC antara lain : Topcon, Leica, astech,  Trimble seri  4000 dan lain-lain. Penerima GPS memperoleh sinyal  dari  beberapa satelit yang mengorbitbumi.  Satelit  yang mengitari bumi pada orbit pendek ini terdiri dari 24 susunan satelit, dengan 21 satelit     aktif     dan     3     buah     satelit     sebagai      cadangan.    Dengan susunan orbit tertentu,  maka satelit GPS bisa diterima  di  seluruh  permukaan bumi  dengan  penampakan  antara  4  sampai  8  buah  satelit. GPS   dapat memberikan informasi posisi  dan waktu  dengan ketelitian tinggi. Teknologi GPS  mulai  dikembangkan sekitar  tahun  70-an  oleh  pihak  militer  Amerika Serikat  melalui Departemen pertahanan USA yang digunakan untuk kepentingan  militer.   Seiring  dengan perkembangan system ini,  GPS   telah digunakan secara luas di pelbagai bidang diluar kepentingan militer dan dikembangkan tidak  hanya  di  negara Amerika  Serikat  saja,  melainkan diseluruh dunia. Untuk mengetahui posisi dari GPS, diperlukan minimal 3 satelit.
Pengukuran  posisi GPS  didasarkan oleh sistem pengukuran matematika yang disebut dengan Triliterasi. Yaitu pengukuran suatu titik dengan bantuan 3 titik acu.
d.  Kemampuan GPS
Beberapa kemampuan GPS  antara lain  dapat memberikan informasi tentang posisi, kecepatan dan waktu secara cepat, akurat, murah, dimana saja di bumi ini tanpa tergantung cuaca. Hal yang perlu dicatat bahwa GPS adalah satu-satunya sistem navigasi ataupun sistem penentuan posisi  dalam beberapa abad ini  yang memiliki  kemampuan handal seperti  itu. Ketelitian dari GPS mencapai beberapa mm untuk ketelitian posisinya, beberapa cm/s untuk ketelitian kecepatannya dan beberapa nanodetik untuk ketelitian waktunya. Ketelitian posisi yang diperoleh akan tergantung pada beberapa faktor  yaitu metode penentuan posisi, gemoteri satelit, tingkat ketelitian data dan metode pengolahan datanya.
e. Cara Kerja GPS
Bagaimana GPS bekerja, kita bisa bagi menjadi 5 tahapan atau konsep GPS itu bekerja sebagai berikut :
1.       Dasar dari GPS adalah  konsep triangulasi dari beberapa satelit. Metode triangulasi merupakan metode penentuan titik menggunakan prinsip-prinsip segitiga
2.       Untuk melakukan proses triangulasi, receiver GPS mengukur jarak dengan dasar waktu yang diperlukan oleh sinyal radio untuk melakukan perjalanan dari transmitter yang ada di satelit ke receiver GPS kita.
3.       Untuk mengukur lamanya waktu perjalanan, GPS memerlukan waktu yang sangat akurat dimana dicapai dengan melakukan beberapa trik atau cara.
4.       Seiring dengan jarak, Kita juga harus mengetahui secara tepat dimana posisi satelit GPS berada. Kuncinya adalah mengetahui tinggi orbit satelit GPS dan memantau satelit GPS itu dalam orbital.
5.       Terakhir, Anda harus mengkoreksi untuk setiap keterlambatan sinyal radio GPS setelah melewati perjalanan melalui lapisan Atmospere.
Sistem  ini  menggunakan sejumlah  satelit  yang berada di  orbit  bumi,  yang memancarkan sinyalnya  ke bumi dan ditangkap oleh sebuah  alat penerima. Ada tiga bagian penting dari sistim ini, yaitu bagian kontrol, bagian angkasa, dan bagian pengguna

Cara membuat leafleat, folder, dan brosur


1.   LEAFLET   Adalah jenis salah satu media informasi penyuluhan pertanian dalam bentuk lembaran informasi pertanian yang disajikan dalam selembar kertas berisikan uraian materi informasi pertanian, penampilan lembar leaflet tanpa ada pelipatan kertas.
v Pada bagian muka lembar leaflet berisikan judul tulisan dan uraian tulisan pembuka materi informasi yang akan disampaiakan.
v Pada bagian lembar belakang leaflet berisikan muatan isi materi lanjutan dari lembar depan leaflet.
v  Isi materi informasi  yang disampaikan melalui leflet harus singkat, jelas dan padat berupa pokok – pokok uraian yang penting saja dengan mengunakan kalimat yang sederhana.
v Untuk menarik minat sasaran pembaca leaflet sangat dianjurkan pembuatannya dilengkapi dengan pemberian gambar sederhana dan terfokus yang akan memperjelas materi tulisan.
v Leaflet dapat disampaikan kepada petani saat kegiatan kursus tani ,demonstrasi, karya wisata dan sebagainya.

2.    FOLDER adalah media informasi penyuluh  yang disajikan secara lembaran informasi dengan bentuk lembaran kertas yang dilipat – lipat secara teratur mulai dari dua lipatan kertas sampai pada belasan lipatan kertas tergantung dari lebar kertas yang digunakan.
Ø Umumnya folder yang digunakan untuk penyulahan terdiri dari 3 (Tiga) lipatan kertas, dengan penyajian uraian materi yang berkesimbungan dari masing – masing lipatan kertas.
Ø Materi informasi  yang disampaikan melalui folder harus berupa tulisan yang berisikan uraian singkat sistimatis tentang suatu masalah,
Ø penulisan folder pada prinsipnya tidak berbeda dengan penulisan leaflet  yang agak berbeda adalah cara penyajian pokok-pokok pembahasan yang pada folder disajikan lebih mendetail dan sisitimatis dibandingkan leaflet dengan penyajian disesuaikan dengan kebutuhan.
Ø Penyajian ilustrasi gambar pada folder sangat dianjurkan dengan gambar yang sederhana dan di berikan warna.
Ø Penyampaian folder kepada sasaran dapat dilakukan pada saat kegiatan kursus tani, demonstrasi, karya wisata dan dapat juga digunakan sebagai bahan diskusi kelompok pada saat kegiatan pertemuan kelompok.

3.    BROSUR adalah salah satu media informasi penyuluhan  yang disampaikan dalam bentuk kemasan buku tipis dengan jumlah lembaran maximal 60 halaman, berisikan uraian singkat, padat dan merupakan pedoman praktis  yang dapat menjadi acuan petunjuk untuk melaksanakan suatu kegiatan.
ü Tulisan pada brosur harus sistimatis dan berisikan uraian yang tuntas,jelas,singkat dan padat.
ü Penyajian brosur yang menarik harus dilengkapi dngan foto dan gambar.
ü Brosur selain dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi pembaca brosur juga dapat digunakan sebagai sumber bacaan pada kursus tani dan pertemuan kelompok tani.

4.    Majalah Adalah media massa cetak yang dapat dimanfaatkan sebagai peluang untuk penulisan untuk materi penyuluhan  dengan dikemas dalam bentuk tulisan feature.
·      Isi materi informasi  yang disampaikan melalui majalah adalah tulisan feature yang harus selesai informasinnya dan dapat dengan mudah difahami oleh sasaran pembaca (masyarakat umum).
·      Feature adalah tuturan mengenai fakta, kejadian, peristiwa atau proses, disertai penjelasan riwayat terjadinya, duduk perkaranya, proses pembentukannya atau cara kerjanya.
·      Majalah biasanya terbit secara periodik secara bulanan maupun triwulan.

5.    Bulletin adalah Media massa cetak yang satu ini mempunyai sifat penulisan yang tidak jauh beda dengan majalah, perbedaan nyata dari bulletin dengan majalah ada sasaran yang akan digarap.
ü Umumnya bulletin akan menggarap sasaran pada suatu kelompok masyarakat yang tergabung dalam satu unit organisasi.
ü Isi materi informasi yang disampaikan dalam bulletin harus terkait sesuai kebutuhan materi yang diperlukan anggota unit organisasi.
ü Penyajian informasi pada bulletin dapat juga didukung dengan adanya foto.

6.    Surat Kabar adalah Media massa cetak yang terbit harian.
Ø informasi penyuluhan  yang disampaikan dalam surat kabar harus berupa motivasi anjuran dan mengingatkan kembali tentang suatu peristiwa,
Ø informasi yang disampaikan adalah yang baru bagi pembacaanya.

7.    Poster merupakan barang cetakan dengan ukuran relatif besar yang ditempel ditembok, pohon atau direntangkan di pinggir/tengah jalan.
Ø Poster lebih banyak berisi gambar.
Ø Poster dimaksudkan untuk mempengaruhi perasaan/sikap dan pengalaman sasaran pada tahapan sadar dan minat.

8.    Flipchart atau peta singkap, adalah sekumpulan poster selebar kertas koran, yang digabungkan menjadi satu.

9.    Photo, dimaksudkan untuk mengenalkan inovasi atau menunjukkan bukti-bukti keberhasilan/keunggulan satu inovasi yang ditawarkan.

10.    Kaidah KTI (Karya Tulis Ilmiah) terdiri atas :
a.       Logis, berarti berunutan penjelasan dari data dan informasi yang masuk ke dalam logika pemikiran kebenaran ilmu.
b.      Obyektif, berarti data dan informasi sesuai dengan fakta dan kebenarannya.
c.       Sistematis, berarti sumber data dan informasi yang diperoleh dari hasil kajian dengan mengikuti urutan pola pikir yang sistematis atau litbang yang konsisten/berkelanjutan.
d.      Andal, berarti data dan informasi telah teruji dan sahih sera masih memungkinkan untuk terus dikaji ulang.
e.       Desain, berarti terencanakan dan memiliki rancangan.
f.        Akumulatif, berarti kumpulan dari berbagai sumber yang diakui kebenaran dan keberadaannya serta memberikan kontribusi bagi khasanah iptek yang sedang berkembang.
11.    Penyusunan materi penyuluhan di dasarkan atas:
a.       Hasil identifikasi kebutuhan sasaran;
b.      Kepentingan pelaku utama, pelaku usaha dan sasaran antara.